You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Omset IKM Batik Betawi Binaan UPK Setu Babakan Naik
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Omzet Penjualan Batik Betawi di Setu Babakan Meningkat

Penjualan batik Betawi di kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terus meningkat. Apalagi setelah para pengrajin batik Betawi mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Unit Pengelola Kawasan (UPK) Setu Babakan.

Harganya untuk batik cap antara Rp 137 ribu hingga Rp 375 ribu, sementara untuk batik tulis Rp 750 ribu hingga belasan juta. Semua tergantung kualitas kain hingga kesulitan pembuatan gambarnya

Kepala Sanggar Batik Betawi UPK Setu Babakan, Syabikun Arief mengatakan, saat ini batik Betawi mulai menjadi pilihan. Terlebih PBB Setu babakan menjadi pusat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi.

"Sejak 2016 kita dibina oleh UPK Setu Babakan dari Pemprov DKI Jakarta langsung. Peningkatan kualitas produk dan pemasaran pun sangat diperhatikan," ujarnya, Selasa (19/3).

UPK Setu Babakan Berikan Pembinaan 400 Pedagang

Menurut Syabikun, pihaknya saat ini bisa mempekerjakan 12 orang pegawai. Mereka ada yang bertugas membuat pola, membatik, bagian penebalan warna hingga pemasaran.

"Kita produksi batik cap dan batik tulis. Harganya untuk batik cap antara Rp 137 ribu hingga Rp 375 ribu, sementara untuk batik tulis Rp 750 ribu hingga belasan juta. Semua tergantung kualitas kain hingga kesulitan pembuatan gambarnya," jelas Syabikun.

Dengan pembinaan dan pendampingan dalam pemasaran, lanjut Syabikun, saat ini omzet penjualan batik Betawi di sanggarnya bisa Rp 15-23 juta per bulan. Padahal sebelumnya, masih di bawah Rp 10 juta.

"Harapan kita dengan batik, budaya Betawi bisa terus lestari dan berkembang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close